Nov 222011
 

Mencegah kehilangan ransel dengan menyiasatinya secara jitu, akan membuat para backpacker nyaman berpetualang!

\"BackpackerSetiap tahun ada saja berita mengenai backpacker yang kehilangan ransel mereka dan meninggalkan kenangan buruk atas perjalanan mereka dengan adanya kejadian itu.

Barang bawaan para backpacker ini sering menarik perhatian penduduk lokal terutama saat mereka mengunjungi negara yang miskin atau berkembang. Misalnya saja, kamera yang dibawa mereka bisa jadi harganya setara dengan pendapatan setahun penduduk setempat. Ancaman kehilangan atau kecurian makin kentara di tempat-tempat yang ramai dikunjungi wisatawan di mana penduduk lokal bisa menjadi cemburu akan sikap para backpacker.

Sesungguhnya para backpacker ini tak perlu merasa khawatir akan adanya pencurian barang-barang yang mereka bawa. Kuncinya adalah jangan memperlihatkan diri Anda sebagai sasaran empuk bagi mereka. Berikut ini ada beberapa tips agar tas ransel Anda aman.

1. Ransel harus selalu dalam keadaan tertutup. Kedengarannya sepele, tapi hanya beberapa menit saja Anda terkantuk atau tertidur di pemberhentian bis atau saat Anda meletakkan ransel begitu saja ketika sedang mempelajari peta, Anda sebenarnya sedang memberikan peluang bagi orang lain untuk mengambil ransel milik Anda.

2. Mengepaklah sesedikit mungkin. Ransel yang penuh isinya jelas menjadi incaran dan karena memang berat, otomatis akan sering membuat Anda meletakkan ransel di lantai.\"Backpacker

3. Jangan menonjolkan kemewahan. Memakai perhiasan, kacamata gaya dan jam tangan yang mahal dapat menjadi sasaran perhatian.

4. Hati-hatilah dengan tanda atau label pengenal yang Anda pasang. Logo semacam “IBM” atau “Nokia” memberi sinyal bahwa mungkin ada peralatan elektronik yang mahal di dalam ransel.

5. Waktu melakukan pengepakan, letakkan barang-barang berharga di bagian paling bawah ransel dan melapisinya atau membungkusnya dengan pakaian yang belum dicuci. Jika seandainya pencuri merobek ransel dengan pisau atau silet ketika Anda sedang berada di tempat yang ramai, diharapkan mereka hanya mendapatkan pakaian kotor saja.

6. Saat naik tuk-tuk, ojek motor atau transportasi terbuka lainnya (umumnya di Asia), pastikan tali ransel Anda dibalut atau diikatkan pada bahu atau kaki jika memungkinkan. Merupakan hal yang umum di beberapa negara modus operandinya adalah pencuri naik sepeda motor sambil merampok ransel dan langsung kabur.

7. Pastikan nama, alamat dan akun email Anda pada label yang dibuat benar-benar tertera pada ranselnya. Jika memakai label yang hanya diikat pada tali ransel dikhawatirkan bisa jatuh atau rusak karena masuk bagasi bis atau pesawat. Dengan label identitas terlihat di ransel, jika ransel sampai hilang, paling tidak lebih besar kemungkinannya untuk dapat ditemukan kembali.

8. Ketika naik bis yang makan waktu lama, duduklah pada sisi yang sama dengan bagasi di mana ransel Anda disimpan, sehingga tiap saat bis berhenti, dengan mudah Anda bisa mengawasi dan memastikan ransel Anda tidak diturunkan.

9. Sebisa mungkin gunakan asuransi perjalanan yang juga memberikan perlindungan untuk ransel Anda. Memang perlu menambah sedikit pengeluaran lagi, tapi yang penting Anda merasa tenang.

Semua tips ini memang terkesan seperti hal biasa saja, tapi kecurian atau kehilangan barang-barang Anda selama perjalanan (bahkan termasuk paspor) bisa terjadi dalam hitungan detik saja! (Dari berbagai sumber)

TNOL.co.id

Facebook login by WP-FB-AutoConnect