Abdurrohman

Nov 232011
 

 

Pulau Miangas yang mengandung arti harfiah ‘Menangis’ ini, merupakan pulau terluar yang jaraknya sangat dekat dengan Filipina dengan jarak tempuh sekitar 3-4 jam perjalanan dengan kapal perintis.

PULAU ini makin akrab dengan kita setelah Presiden SBY dalam pidatonya selalu menyinggung kalimat ’Dari Miangas sampai Pulau Rote, dari Sabang sampai Merauke’.  Benar, pulau ini memang terletak di gugusan terluar Indonesia.

Jika ditempuh dari Pulau Bitung, Sulawesi Utara jarak tempuhnya bisa mencapai 2-3 hari serta hanya bisa ditempuh dengan kapal perintis yang hanya berlayar jika kondisi gelombang laut sedang bersahabat. Jika air laut sedang tinggi, jangan harap ada kapal yang menyambangi pulau ini.

Untuk itulah pada bulan-bulan dimana air laut sedang tinggi yaitu Desember, Januari dan Februari, Pulau Miangas dikatakan sedang menangis, karena bisa dipastikan tidak akan ada kapal yang berani singgah di pulau seluas 6,2 km tersebut. Bisa dibayangkan ketersediaan kebutuhan pokok dan barang kebutuhan rumah tanngga lain. Continue reading »

Nov 222011
 

Mencegah kehilangan ransel dengan menyiasatinya secara jitu, akan membuat para backpacker nyaman berpetualang!

\"BackpackerSetiap tahun ada saja berita mengenai backpacker yang kehilangan ransel mereka dan meninggalkan kenangan buruk atas perjalanan mereka dengan adanya kejadian itu.

Barang bawaan para backpacker ini sering menarik perhatian penduduk lokal terutama saat mereka mengunjungi negara yang miskin atau berkembang. Misalnya saja, kamera yang dibawa mereka bisa jadi harganya setara dengan pendapatan setahun penduduk setempat. Ancaman kehilangan atau kecurian makin kentara di tempat-tempat yang ramai dikunjungi wisatawan di mana penduduk lokal bisa menjadi cemburu akan sikap para backpacker. Continue reading »

Facebook login by WP-FB-AutoConnect